Apakah Pria Introvert Itu Pasti Pemalu?

Banyak orang mengira bahwa introvert itu sama dengan pemalu. Akibatnya ada orang-orang yang menyalahkan sifat introvertnya saat mereka tidak bisa mendekati wanita. Padahal pemalu dan introvert ini 2 hal yang berbeda.

Introvert itu sifat bawaan lahir, sementara pemalu itu tergantung latihan. Introvert itu tidak bisa diubah, sementara pemalu bisa. Saya juga seorang introvert, namun saya bisa belajar kemampuan sosial dan membuat rasa malu tidak (terlalu) menghalangi saya dalam berinteraksi.

1

Pengertian introvert

Di dunia ini, orang-orang introvert merupakan 25% dari populasi. Orang-orang introvert lebih nyaman berada di rumah dan berbagai lingkungan berstimulasi rendah lainnya. Jika kamu seorang introvert, kamu akan cenderung memilih berada di tempat dan melakukan aktivitas yang lebih tenang.

Orang-orang introvert lebih sering menggunakan waktunya untuk merenungi isi kepalanya. Orang-orang introvert sangat mudah hanyut dalam aktivitas kesendirian seperti membaca, bermain gadget, atau melakukan aktivitas kreatif.

Bagi orang-orang introvert, berada di tengah keramaian yang padat akan cepat membuatnya lelah. Bukan hanya itu, orang-orangintrovert akan merasa perlu menarik diri dan mencari tempat yang lebih tenang.

Secara genetik, orang-orang introvert terbentuk secara berbeda dari orang-orang extrovert. Introvert adalah hal yang terpatri dalam diri seseorang, sama seperti tinggi badan, warna mata, atau warna kulit.

Intinya, jika kamu saat ini seorang introvert, kamu akan menjadi seorang introvert sampai tua nanti. Ini bukanlah hal yang buruk.

2

Introvert itu tidak berarti pemalu

Rasa malu itu berakar pada kegugupan sosial. Malu adalah bentuk dari rasa takut. Seseorang menjadi pemlu karena merasa takut bahwa hal buruk akan terjadi.

Mungkin kamu takut dipermalukan di depan orang lain. Mungkin kamu khawatir akan komentar orang lain. Mungkin kamu takut kamu tidak diterima oleh temanmu. Mungkin kamu terperangkap dalam asumsimu bahwa kamu tidak akan bisa meraih apa yang kamu inginkan.

Semua orang yang merasa malu bukanlah terlahir sebagai pemalu. Rasa malu ini kita pelajari dari pengalaman di masa kecil kita.

Alasan bahwa rasa malu seringkali berkaitan erat dengan introvert adalah: orang-orang introvert secara alamiah memilih menghabiskan waktu sendirian. Oleh karena itu, orang-orang introvert butuh lebih banyak latihan tambahan untuk mendapat kemampuan sosial.

Bagi pria introvert, sangat penting untuk memberi batas yang jelas antara menjadi pemalu dan menjadi introvert. Pria introvert bisa menjadi sangat menarik bagi wanita. Namun pria yang terlalu malu untuk mendekati wanita itu tampak tidak menarik bagi kebanyakan wanita.

Untuk itu, pria introvert perlu menerima bahwa ia selalu memerlukan waktu untuk meresapi perasaan dan isi kepala untuk membuat pria introvert tetap seimbang. Jangan hakimi dirimu karena tidak bisa (tidak mau tepatnya) bergaul dan bersosialisasi setiap malam. Jika memang kamu tidak menikmatinya, kamu tidak perlu melakukannya. Ada banyak cara lain untuk bersosialisasi dan bertemu wanita.

Namun jangan jadikan introvert sebagai alasan untuk tidak bertindak sesuai keinginanmu. Tidak ada yang namanya, “Gue ini terlalu introvert buat bicara sama dia.” Kalau rasa malumu menjadi masalah, kamu perlu mengevaluasi diri.  kamu perlu mencari tahu kemampuan yang belum kamu miliki dan melakukan hal-hal yang dapat membantumu belajar.

Misalnya saja mengikuti grup public speaking atau kelompok diskusi. Atau ajak mengobrol orang yang belum kamu kenal. Semua hal yang membuatmu merasa mual dan ogah saat pertama kali kamu memikirkannya.

Pria introvert perlu belajar untuk menjadi sedikit lebih berani. Seiring dengan berjalannya waktu, pria introvert akan memperluas zona nyamanmu dalam bersosialisasi.

Memiliki kehidupan sosial yang aktif membuatmu dapat bertemu dan menarik perhatian wanita dengan lebih mudah. Mulanya memang terasa menyulitkan dan canggung, apalagi kalau kamu tidak terbiasa bertemu orang baru. Namun lama-kelamaan kamu akan terbiasa. Tentu kamu perlu seimbangkan dengan kebutuhanmu untuk mendapat saat-saat yang tenang dan sendirian.

Banyak introvert meyakini bahwa satu-satunya cara untuk sukses dalam kehidupan sosial adalah dengan mengalahkan extrovert dengan caranya extrovert. Padahal itu salah.

Berbicara dengan keras pada banyak orang secara terus-menerus bukanlah satu-satunya cara untuk diterima dan dihargai orang lain. Introvert punya cara dan kekuatannya sendiri yang bisa digunakan untuk bersosialisasi.

Contohnya saja: rentang konsentrasi dan fokus, kemampuan untuk merencanakan dan mengorganisasi, belum lagi introvert ini mampu mendengarkan dan terhubung secara mendalam dalam percakapan empat mata.

Biarkan extrovert menjadi extrovert sepenuhnya. Cintai extrovert karena semangat mereka. Beri extrovert kesempatan untuk menghargai bakat introvert di dalam dirimu.

Sebagai introvert, kemampuan terbesar yang bisa kamu berikan adalah: hubungkanlah orang-orang.

Jadilah orang yang mengenalkan satu sama  lain. Jadilah orang yang mengambil foto teman-temanmu dan bagikanlah pada mereka. Jadilah orang yang memesan kursi di restoran, merencanakan liburan, dan menyatukan semua orang.

Jika kamu memimpin dalam melakukan semua ini, para extrovert tidak akan ragu untuk berbicara dan terhubung denganmu.

Introvert membutuhkan usaha yang kecil dan sesuai dengan bakatnya, namun usaha kecil ini akan terakumulasi dalam jangka panjang. Setelah bertahun-tahun, lingkaran sosialmu akan menjadikan dirimu sebagai pusatnya.

Mengenai kemampuan pria introvert dalam mendekati wanita, pria introvert adalah pecinta terbaik. Pria yang introvert bisa fokus, setia, dan empati. Bukan hanya itu, pria introvert juga pemimpin dan pendengar yang baik.

Pria yang introvert juga secara alamiah menjadi orang yang berpikir secara mendalam sekaligus misterius. Tidak ada orang yang benar-benar tahu semua hal tentang pria introvert.

Hal-hal seperti inilah yang wanita idam-idamkan untuk ada pada pasangannya. Sebagai introvert, tugasmulah menunjukkannya pada wanita yang kamu sukai.

Introvert itu bukan sifat yang negatif. Introvert hanyalah kebalikan dari extrovert. Baik introvert maupun extrovert punya kelebihan uniknya sendiri-sendiri. JIka kamu menggunakan kelebihan unikmu dengan baik, introvert pun bisa menjadi pria yang menarik.

Leave a Comment