Pengertian Liberalisme Menurut The Encyclopedia of Philosophy

Pengertian Liberalisme Menurut The Encyclopedia of Philosophy

PENGERTIAN LIBERALISME – Sebelum dibicarakan lebih jauh mengenai pengertian liberalisme, berikut definisi liberalisme menurut kamus atau ensiklopedia.

Pengertian Liberalisme Menurut Wikipedia dan The Encyclopedia of Philosophy

“Liberalism refers to a broad array of related ideas and theories of govermen taht consider individual liberty to be the most important. Broadly speaking, liberalism  emphasizes individual rights and equality of results. Different forms of liberalism may propose very different policies, but they are generally united by their support for a number of principles, including extensive freedom of thought and speech, limitations onthe power of governments, the rule of law, the free exchange of ideas, a marked of mixed economy, and a transparent system of government. All liberals – as well as some adherents of other political ideologies – support some variant of the from of government known as liberal democracy, with open and fair many disagreements within liberalism, especially when economic freedom and social justice come into confict. The movement called classical liberalism assert that the only real freedoms is freedom from coercion.”

“Liberalisme mengacu pada serangkaian gagasan dan teori terkait tentang pemerintah yang menganggap kebebasan individu menjadi yang paling penting. Secara garis besar, liberalisme menekankan hak individu dan persamaan hasil. Bentuk liberalisme yang berbeda dapat mengajukan kebijakan yang sangat berbeda, namun pada umumnya mereka dipersatukan oleh dukungan mereka terhadap sejumlah prinsip, termasuk kebebasan berfikiran dan ucapan yang luas, keterbatasan kekuasaan, peraturan hukum, pertukaran gagasan bebas, ditandai dengan ekonomi campuran, dan sistem pemerintahan yang transparan. Semua liberal – dan juga beberapa penganut ideologi politik lainnya – mendukung beberapa varian dari pemerintahan yang dikenal sebagai demokrasi liberal, dengan banyak ketidaksetujuan terbuka dan adil dalam liberalisme, terutama ketika kebebasan ekonomi dan keadilan sosial terkikis. Gerakan yang disebut liberalisme klasik menegaskan bahwa satu-satunya kebebasan sejati adalah kebebasan dari paksaan.”

Dari definisi di atas, dapat diringkas bahwa pengertian liberalisme adalah paham yang berusaha memperbesar wilayah kebebasan individu dan mendorong kemajuan sosial. Liberalisme merupakan paham kebebasan, artinya manusia memiliki kebebasan atau kalau kita lihat dengan perspektif filosofis, merupakan tata pemikiran yang landasan pemikirannya adalah manusia yang bebas.

Bebas, karena manusia mampu berpikir dan bertindak sesuai dengan yang diinginkan. Pengertian liberalisme adalah paham pemikiran yang optimistik tentang manusia.

Prinsip Ideologi Liberalisme

Prinsip Ideologi Liberalisme
jendelainfo.com

Prinsip-prinsip liberalisme adalah kebebasan dan tanggung jawab. Tanpa adanya sikap tanggung jawab, tatanan masyarakat liberal tidak akan pernah terwujud.

Walaupun begitu, liberalisme tidak berarti tidak ada yang mengkritisi, tetapi -meskipun demikian- saat ini ia adalah pilihan yang paling logis di dunia politik. Salah satu agenda liberalisme adalah mengandalkan rasio dan kesadaran sosial para individu untuk menuaikan kewajiban-kewajibannya.

Selain itu, ia juga mengandalkan pembangunan mandiri masyarakat tanpa intervensi yang berlebihan dari negara.

Bolkestein berpendapat bahwa kaum liberal perlu menentukan agenda perdebatan dimasa yang akan datang dengan memberi penekanan khusus atas kebebasan sebagai ide tertinggi dalam hirarki nilai liberal; memberikan perioritas bagi budaya kompetisi; dan membumikan desentralisasi radikal dan memelihara pola keragaman; serta menempatkan pengambilan kebijakan sedekat mungkin di publik.

Melalui kenyataan bahwa kinin ideologi-ideologi lain mengikuti ide-ide liberal, Bolkestein hendak memeberikan satu saran yang sangat penting kepada pendukung liberalisme:

Jika memang yang Anda inginkan adalah liberalisme, maka janaganlah memilih ideologi lain yang ikut-ikutan menerapkan gagasan liberal, tetapi merujuklah pada liberalisme yang sesungguhnya.

Pandangan Para Ahli Mengenai Liberalisme

Pandangan Para Ahli Mengenai Liberalisme
nuun.id

Di dalam ideologi liberalisme, penegakan hukum merupakan sebuah hal yang fundamental. Penegakan atas keamanan dan tatanan publik adalah bertentangan dengan kebebasan, seperti yang dikatakan oleh John Locke;

Berakhirnya fungsi hukum bukan dengan cara melenyapkan atau menahan orang-orang yang dinilai melanggar, tetapi dengan cara memberikan dan memperluas kebebasan.

John Locke memberikan pandangan bahwa negara didirikan untuk melindungi hak milik pribadi. Bukan untuk menciptakan kesamaan, atau untuk mengontrol pertumbuhan milik pribadi yang tidak seimbang, melainkan justru untuk tetap menjamin kebutuhan milik pribadi yang semakin berbeda-beda besarnya.

Dengan property (kepemilikan) dimaksud bukan hanya barang milik (estates), tetapi juga kehidupan (lives) serta hak-hak kebebasan (liberties). Inilah hak-hak terasingkan  (inalienable rights) dan negara justru didirikan demi untuk melindungi hak-hak asasi tersebut.