Membuat Bokashi Dari Pupuk Kandang

Pupuk adalah salah satu komponen penting dalam bercocok tanam baik untuk pertanian maupun perkebunan. Tak jarang masalah yang harus dihadapi oleh petani adalah kesulitan pupuk seperti sekarang ini. Pupuk kimia mulai langka dan harganya naik tiap tahunnya. Salah satu alternatif untuk menyiasati pengeluaran biaya pupuk yang banyak adalah dengan membuat bokashi pupuk kandang. Akan sangat mudah apabila Anda memelihara ternak atau bahkan beternak dalam skala besar di rumah Anda. Tetapi bagi Anda yang tidak memelihara ternak atau menjadi peternak, Anda dapat membeli pupuk kandang dari peternak di sekitar Anda, tentu dengan harga yang masih relatif lebih murah dibanding pupuk kimia yang ada di pasaran. Membuat bokashi sangatlah mudah, berikut adalah cara pembuatannya:

Bahan-bahan

1. Pupuk kandang 800 kg
2. Dedak 50 kg
3. Sekam 150 kg
4. Gula 1/4 atau Molase 1/2 liter
5. EM-4 1 liter (bisa dibeli di toko-toko pertanian)
6. Air secukupnya (kadar air 30 – 40 %)

Cara Pembuatan

Pertama-tama larutkan EM-4 (Efective Microorganisme 4) dan larutan gula/molase ke dalam air di dalam sebuah wadah. Kemudian pada wadah yang lain, masukkan pupuk kandang, sekam, dan dedak perlahan-lahan sambil diaduk agar tercampur secara merata. Siramkan larutan EM-4 secara perlahan-lahan ke dalam adonan dan aduk sampai merata hingga kandungan air dalam adonan mencapai 30%. Cara mengeceknya dengan mengambil adonan tersebut kemudian dikepal dengan tangan, jika air tidak keluar dan saat kepalan dilepas terlihat segar maka adonan sudah jadi. Tuang adonan di tempat yang kering dengan ketinggian sekitar 15-20 cm. Tutup dengan karung dengan rapat selama 3-5 hari. Pertahankan suhunya agar tetap berada pada suhu 40-50 derajat celcius. Apabila suhu sudah terlalu tinggi bukalah karung goni kemudian tutup kembali bila suhu sudah normal. Suhu tinggi mengakibatkan bokashi menjadi rusak karena terjadi proses pembusukkan. Pengecekan suhu bisa dilakukan 5 jam sekali. Bokashi siap digunakan setelah berumur 4 hari. Bokashi yang telah terfermentasi tersebut kini siap digunakan sebagai pupuk organik untuk tanaman Anda.

Tinggalkan komentar