Tahukah Kamu Sejarah dari Olahraga yang Terkenal Dengan Nama Bulu Tangkis?

Kebanyakan dari kita telah mengetahui bahwa bulutangkis adalah cabang olahraga yang masuk ke dalam kelompok olahraga permainan.

Untuk permainannya, bulu tangkis dapat dimainkan di dalam maupun di luar ruangan, menggunakan bantuan garis-garis yang ukuran panjang dan lebarnya telah ditentukan.

Lapangan bulu tangkis dibagi menjadi dua yang sama besar, dan dipisahkan oleh net diantara kedua bagian lapangan tersebut.

Bulutangkis adalah suatu permainan yang menggunakan raket dan shuttlecock sebagai alatnya.

Permainan ini dapat dilakukan secara single ataupun double. *yang jomblo jangan baper 😀

Permainan ini juga dapat dilakukan oleh dua orang dalam permainan tunggal, dan empat orang dalam permainan ganda.

Intinya, permainan ini adalah memasukan bola atau cock pada lapangan lawan yang terhitung ketika melewati net dan tidak melebihi garis terjauh yang telah ditentukan.

 

Sejarah Bulutangkis

2012.163.com
2012.163.com

Pada zaman dahulu, olahraga yang menggunakan cock dan raket ini sudah berkembang pada zaman Mesir kuno sekitar 2000 tahun yang lalu.

Istilahnya, permainan ini terinspirasi dari sebuah permainan di Tionghoa yang bernama Jianzi.

Permainan Jianzi melibatkan penggunaan bola juga, namun tanpa menggunakan raket.

Misi permainan Jianzi ini adalah untuk tetap menjaga bola supaya tidak menyentuh tanah selama mungkin tanpa bantuan tangan, mungkin ada yang mengenalnya dengan sebutan Takraw.

Sejak zaman pertengahan dulu, di Inggris permainan ini sudah dimainkan oleh anak-anak dan disebut dengan Battledores atau Shuttlecock. Penggunaan raketnya menggunakan dayung ataupun tongkat.

Kemudian penduduk Britania membawa permainan ini masuk ke Jepang, Tiongkok, dan siam ketika mereka sedang menguasai Asia, dan permainan inilah yang menjadi permainan favorit di wilayah sekitar mereka.

Setelah mempopulerkan di beberapa daerah, olahraga kompetitif bulutangkis diciptakan petugas tentara Britania di Pune-India.

Setelah itu, pada abad ke-19 mereka menambahkan jaring atau yang kita kenal pula dengan net, dan dimainkan secara bersaingan.

Karena itu pula kota Pune sebelumnya dikenal dengan nama Poona, yang pada masa itu permainan ini juga dikenal dengan nama Poona.

Setelah disempurnakan dengan tambahan jaring, para tentara membawa permainan tersebut kembali ke Inggris sekitar tahun 1850-an.

Olahraga yang satu ini sempat mendapatkan sebuah pamflet oleh Isaac Spratt, seorang penyalur mainan di negara Inggris yang judulnya “Badminton Battledore – A new game” pada tahun 1860.

Hal inilah yang melukiskan permainan tersebut untuk dimainkan di Badminton House yang terletak di Duke State of Beaufort’s – Gloucestershire, Inggris.

Pada tahun 1877, peraturan pertama ditulis oleh klub Badminton bath, yang kemudian asosiasi bulutangkis Inggris dibentuk pada tahun 1983.

Setelah itu, kejuaraan internasional pertama dilangsungkan pada tahun 1899 dengan kejuaraan yang dinamakan All England.

Kemudian, setelah semuanya telah tersusun rapih, bulutangkis menjadi sebuah olah raga yang populer di dunia, terutama pada wilayah Asia Timur dan Tenggara, yang pada saat ini olah raga inilah yang mendominasi disana.

Pada tahun 1934 berdirilah sebuah Federasi Bulutangkis Internasional (IBF), dan menyatukan Inggris, Irlandia, Skotlandia, Wales, Denmark, Kanada, Belanda, Selandi Baru, dan Perancis sebagai anggota dan para pelopornya. Dan pada tahun 1936 India bergabung sebagai afliatnya.

Olahraga ini pula yang menjadi olahraga olimpiade musim panas di Barcelona pada tahun 1992, dan disaat yang bersamaan Indonesia dan Korea Selatan yang sama-sama mendapatkan masing-masing dua medali emas.

ucc.on.ca
ucc.on.ca

Perkembangan bulutangkis yang ada di Indonesia pun tidak dapat dipisahkan dengan perkembangan bangsa Indonesia itu sendiri. Mulai dari sejak sebelum masa revolusi fisik, masa gerakan kemerdekaan, sampai dengan periode-periode pembangunan masa orde baru saat ini.

Karena beberapa orang Belanda dan pelajar-pelajar Indonesia di luar negri lah yang membawa olahraga ini pulang ke tanah air dan menjadikannya populer dan digemari oleh mesyarakat.

Sekitar tahun 40-an, cabang baru ini pula yang merusak setiap pelosok masyarakat. Namun, cabang olahraga yang stau ini baru dibentuk organisasinya setelah 3 tahun diselenggarakannya PON I yang berlokasi di Solo pada tahun 1948.

Pada tahun 1951 yang tepatnya padatanggal 5 Mei, terbentuklah persatuan bulutangkis Indonesia (PBSI) di kota Bandung.

Karena kegiatan yang rutin dan pertandingan teratur dalam kurun waktu selama 7 tahun yang telah memberikan hasil positif, yaitu keberhasilan merebut Thomas Cup, lambang supremasi dalam dunia bulutangkis.

Mungkin memang hampir tidak masuk akal menurut pertimbangan ilmiah, sebuah bangsa yang baru saja hancur karena perang kemerdekaan negaranya, justru mampu meraih prestasi gemilang di dunia Internasional.

Keberhasilan ini juga secara tidak sengaja mengejutkan bangsa akan makna prestasi. Keberhasilan tersebut juga sekaligus menarik perhatian pemerintah dan pihak masyarakat, sehingga pada tahun 1958 PBSI sudah tidak lagi berdiri seorang diri.

Tidak hanya meraih Thomas Cup, sejak saat itu para pemain Indonesia mampu menunjukan prestasinya pada dunia di berbagai turnamen Internasional, seperti turnamen All England, Asian Games, Uber Cup, dan permainan lainnya.