Mengatasi Anemia

Pandangan mata Anda kabur dan kepala terasa pusing ketika bangun dari duduk jongkok? Waspadalah karena bisa jadi Anda terkena anemia. Anemia atau yang lebih familiar dengan sebutan kurang darah merupakan suatu kondisi ketika kadar HB (hemoglobin) dalam sel darah merah kurang dari standar normal.

Tanda-tanda anemia atau kurang darah pada seseorang biasanya diawali dengan gejala seperti berikut :

• Mengalami kelelahan, badan terasa lemah, pucat dan kurang bergairah
• Dalam kondisi tertentu tidak mampu berkonsentrasi dan rentan terhadap adanya infeksi
• Sedangkan pada penderita anemia kronis akan menunjukkan bentuk kuku seperti sendok dan rapuh, pecah-pecah pada sudut mulut, lidah lunak dan kesulitan dalam menelan.
• Telapak tangan terlihat putih
• Selaput merah mata (conjunctiva) terlihat lebih pucat
• Sering merasa pusing
• Sering merasa kepala berputar-putar dan mual saat berdiri dari posisi semula jongkok
• Merasakan sesak nafas saat beraktivitas
• Telinga sering terasa mendenging
• Gangguan haid dan libido menurun
• Elastisitas kulit menurun
• Rambut tipis dan halus

Penyebab anemia :

• Kekurangan darah dalam jumlah banyak atau oleh karena kerusakan sel-sel darah merah
• Kekurangan bahan dasar untuk membuat sel darah merah seperti hemoglobin yang disebabkan oleh defisiensi zat besi
• Kegagalan sumsum tulang untuk membuat sel darah merah dalam jumlah yang cukup besar.
• Kurangnya zat besi dalam makanan yang dikonsumsi
• Malabsorbsi zat besi (penyerapan zat besi yang tidak optimal) akibat diare kronis, pembedahan tertentu pada saluran pencernaan seperti lambung. Zat besi diabsorpsi dari saluran pencernaan. Sebagian besar, zat besi diabsorpsi dari usus halus bagian atas terutama duodenum. Bila terjadi gangguan saluran pencernaan, maka absorpsi zat besi dari saluran pencernaan menjadi tidak optimal. Hal itu menyebabkan kurangnya kadar zat besi dalam tubuh sehingga pembentukan sel darah merah terhambat.
• Kehilangan darah yang disebabkan oleh perdarahan menstruasi yang berat, luka, kanker dan perdarahan gastrointestinal akibat induksi obat. Kehilangan banyak darah tersebut menyebabkan terkurasnya cadangan zat besi dalam tubuh sehingga pembentukan sel darah merah terganggu.
• Kurang darah dalam masa kehamilan. Suplai zat besi ibu dialihkan ke janin untuk pembentukan sel darah merah janin. Hal itu menyebabkan ibu tersebut kekurangan zat besi.

Cara mengatasi anemia
Untuk mengantisipasi anemia langkah berikut dapat Anda terapkan di rumah.

1. Memperbanyak makanan yang mengandung zat besi seperti daging merah, ayam, ikan. Makanan tersebut mempunyai penyerapan lebih baik di bandingkan dengan jenis buah, sayur, sereal, susu.

2. Sebaiknya bisa menghindari sesuatu yang sekiranya bisa menghambat penyerapan zat besi yang seperti Tanin (teh), Polifenol (kopi), Fitat (sereal, beras, jagung, gandum), Kalsium & Fosfat (susu).

3. Banyak mengkonsumsi jenis makanan yang mengandung vitamin C. Makanan yang mengandung vitamin C meningkatkan terjadinya penyerapan zat besi.

4. Biasakan melakukan olahraga secara teratur dan lakukan istirahat atau tidur dengan waktu yang cukup sekitar 6-8 jam/ hari.

5. Selain itu Anda bisa mengkonsumsi jenis suplemen zat besi dengan mengkombinasikan antara vitamin C dan sorbitol.

Anda juga dapat mengatasi anemia dengan cara alami. Beberapa ramuan tradisional berikut ini dapat Anda coba di rumah.

RAMUAN 1
Bahan:
60 gram daun bayam merah
Air secukupnya
Kuning telur ayam kampung

Cara membuat:
cuci bersih daun bayam merah lalu rebuslah. Selanjutnya tambahkan satu kuning telur ayam kampung. Ramuan ini dapat Anda makan.

RAMUAN 2
Bahan:
100 gram kacang hijau
10 butir angco
30 gram kismis

Cara membuat:
Rebus atau tim kacang hijau. Rebus juga angco. Jadikan rebusan ini menjadi bubur lalu tambahkan kismis. Ramuan ini juga dapat Anda makan.

RAMUAN 3
Bahan:
30 gram daun kacang panjang
30 gram daun bayam duri
25 gram lempuyang wangi

Cara membuat:
Cuci bahan-bahan di atas hingga bersih. Lalu blender dengan 100 cc air dan saring. Air blenderan ini dapat Anda minum.

RAMUAN 4
Bahan:
30-50 buah buni yang sudah matang
20 buah murbei
20 gram kunyit
Madu
Air

Cara membuat:
Blender dengan menambahkan 100 cc air. Tambahkan 1 sendok makan madu. Hasil blenderan ini juga dapat Anda minum.

Seorang bijak berkata bahwa penyakit adalah pembalasan alam bagi yang melanggar hukumnya. Patuhilah hukum alam dengan menerapkan pola hidup sehat. Semoga informasi ini bermanfaat.